Metode Bisection Untuk Solusi Akar Persamaan Aljabar Non-Linier Tunggal

Deret Taylor

Detail Modul Judul: Metode Bidang-Paruh (Bisection) Untuk Solusi Akar Persamaan Aljabar Non-Linier Tunggal Mata Kuliah: Metode Numerik Persamaan Aljabar Non-Linier Tunggal atau PANLT merupakan sembarang fungsi atau persamaan aljabar yang terbentuk berdasarkan proyeksi ‘fungsional’ variabel bebasnya (pada sumbu datar, absis) pada variabel terikatnya (pada sumbu tegak, ordinat) y(x) =  f(x) Sedangkan problem utama yang dijumpai […]

read more »

Modul

Posted on October 28th, 2010 Written by Dani Taufani

Modul Matematika Diskrit: Graf

graf

Detail Modul Judul: Graf (Graph) Mata Kuliah: Matematika Diskrit Graf digunakan untuk merepresentasikan objek-objek diskrit dan hubungan antara objek-objek tersebut. Dalam matematika dan ilmu komputer, sebuah graf adalah objek dasar pelajaran dalam teori graf. Dalam bahasa sehari-hari, sebuah graf adalah himpunan dari objek-objek yang dinamakan titik, simpul, atau sudut dihubungkan oleh penghubung yang dinamakan garis […]

read more »

Modul

Posted on October 24th, 2010 Written by Dani Taufani

Modul Metoda Numerik – Metode Newton Raphson & Metode Secant

Metode newton raphson grafik

Metode N-R cukup terkenal dipakai dalam dunia terapan sains dan rekayasa. Metode ini mempunyai konvergensi yang cepat dibandingkan metode lainnya. Karena metode ini merupakan metode Terbuka, maka tetap diperlukan nilai tebakan awal untuk Xo. Metode ini bisa digunakan dalam mencari akar dari suatu persamaan, jika diasumsikan f mempunyai turunan kontinu f’.  Metode ini sering digunakan […]

read more »

Modul

Posted on September 30th, 2010 Written by Dani Taufani

Modul Metoda Numerik – Metode Terbuka

grafik

Metode terbuka adalah lawan dari metode tertutup, dimana pada metode tertutup diperlukan selang [a,b] dalam menentukan nilai hampiran akarnya. Dalam metode terbuka tidak diperlukan selang, tetapi yang diperlukan adalah nilai awalnya.  Sehingga, hampiran akar diperoleh dari nilai hampiran akar yang ditentukan sebelumnya melalui iterasi yang dilakukan. Terkadang hasil dari iterasi dapat mencapai nilai yang konvergen, […]

read more »

Modul

Posted on September 29th, 2010 Written by Dani Taufani

Modul Metoda Numerik – Solusi Persamaan Non Linier

Dalam bidang sains dan teknik, para ilmuwan biasanya sering dihadapkan dengan sebuah permasalahan matematis yang rumit, yang tujuan akhirnya mencari solusi penyelesaian (nilai akar) dari persamaan matematis yang diberikan. Persamaan matematis yang rumit biasanya merupakan bentuk persamaan non linier yang biasanya melibatkan bentuk trigonometri, eksponensial, logaritma, dan fungsi transenden lainnya. Persamaan non linear adalah persamaan […]

read more »

Uncategorized

Posted on September 3rd, 2010 Written by Kontes Materi Kuliah

Modul Matematika Diskrit – Himpunan

matematika

Detail Modul Judul: Himpunan Mata Kuliah: Matematika Diskrit Himpunan merupakan sebuah teori yang mempelajari tentang objek-objek yang berbeda atau abstrak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa himpunan adalah kumpulan dari objek-objek yang berbeda akan tetapi dengan keterangan yang jelas dan dalam satu kesatuan. Contoh ; “Buku-buku yang dijual di suatu toko”, “Mahasiswa dalam kelas ini adalah […]

read more »

Modul

Posted on September 1st, 2010 Written by Kontes Materi Kuliah

Modul Metoda Numerik – Deret Taylor dan Analisis Galat

Dalam matematika, deret Taylor adalah representasi fungsi matematika sebagai jumlahan tak hingga dari suku-suku yang nilainya dihitung dari turunan fungsi tersebut di suatu titik. Deret ini dapat dianggap sebagai limit polinomial Taylor. Deret Taylor mendapat nama dari matematikawan Inggris Brook Taylor. Bila deret tersebut terpusat di titik nol, deret tersebut dinamakan sebagai deret Maclaurin, dari […]

read more »

Uncategorized

Posted on August 29th, 2010 Written by Kontes Materi Kuliah

Matriks Relasi dan Fungsi

Matriks

Detail Modul Judul: Matriks Relasi dan Fungsi Mata Kuliah: Matematika Diskrit Dalam matematika, sebuah matriks matriks (jamak, atau kurang umum matriks) adalah sebuah array persegi panjang angka. Item dalam matriks disebut entri atau elemen. Contoh yang memiliki masukan 1, 9, 13, 20, 55, dan 4. Entries sering dilambangkan dengan variabel dengan dua subskrip, seperti yang […]

read more »

Modul

Posted on August 27th, 2010 Written by Kontes Materi Kuliah

Aplikasi Determinan Matriks dalam Menentukan Luas Segitiga dan Jajar Genjang

Matriks

Detail Makalah Judul: Aplikasi Determinan Matriks dalam Menentukan Luas Segitiga dan Jajar Genjang Mata Kuliah: Matematika Diskrit Dalam aljabar, determinan adalah nomor khusus yang terkait dengan matriks persegi. Arti geometrik dasar determinan adalah faktor skala untuk mengukur ketika dianggap sebagai matriks transformasi linear. Jadi, 2 × 2 matriks dengan determinan 2 saat diterapkan pada satu […]

read more »

Makalah, Modul

Posted on August 18th, 2010 Written by Kontes Materi Kuliah

Modul Matematika Diskrit

canvas-3d-graph

Matematika Diskrit merupakan cabang matematika yang mempelajari tentang obyek-obyek diskrit. Diskrit itu sendiri adalah sejumlah berhingga elemen yang berbeda atau elemen-elemen yang tidak bersambungan. Dimana data diskrit merupakan data yang satuannya selalu bulat dalam bilangan asli, tidak berbentuk pecahan, Contoh dari data diskrit misalnya manusia, pohon, bola dan lain-lain. Beberapa hal yang dibahas dalam matematika […]

read more »

Modul

Posted on July 26th, 2010 Written by Dani Taufani

Search